Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda di website ini. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui penggunaan cookies sesuai Kebijakan Privasi kami.
Vibe coding — istilah yang dipopulerkan Andrej Karpathy — adalah cara baru ngoding di mana kamu describe apa yang mau kamu buat, dan AI yang eksekusi. Ini revolusi atau ancaman?
Muhamad Putra Aulia Hidayat
Andrej Karpathy, mantan direktur AI di Tesla dan salah satu pendiri OpenAI, di awal 2025 lalu coined istilah yang kini jadi mainstream: vibe coding.
Definisinya simpel: "fully giving in to the vibes, embracing exponentials, and forgetting that the code even exists."
Artinya: kamu describe apa yang kamu mau dalam bahasa natural, AI yang tulis kodenya, kamu review output-nya. Loop terus sampai selesai.
1. Cursor
IDE berbasis VSCode dengan AI yang bisa edit kode di seluruh codebase, bukan cuma satu file. Shortcut Cmd+K untuk inline edit, Cmd+L untuk chat dengan seluruh project.
2. Claude Code (Anthropic) Terminal-native AI coding assistant. Bisa baca seluruh codebase, jalankan perintah, dan commit langsung ke Git. Ini yang paling agresif dan paling powerful per April 2026.
3. Gemini Code Assist Terintegrasi langsung ke Google Cloud dan GitHub. Gratis untuk individual developer.
4. v0 (Vercel) Khusus untuk frontend — describe UI yang kamu mau, langsung dapat React component yang bisa langsung di-deploy.
1. DESCRIBE
Tulis spec di bahasa natural yang jelas dan spesifik
"Buat API endpoint POST /orders yang validasi input,
simpan ke PostgreSQL, dan kirim notif ke Telegram"
2. GENERATE
AI buat initial code
3. TEST
Jalankan, lihat apakah sesuai ekspektasi
4. ITERATE
"Tambahin error handling untuk duplicate order ID"
"Ubah response format-nya jadi snake_case"
5. REVIEW
Baca kodenya, pastikan logic-nya benar
Jangan skip langkah ini!
Vibe coding bukan berarti kamu bisa nggak ngerti koding sama sekali. Kamu masih harus bisa review kode yang dihasilkan AI. Kalau kamu nggak ngerti sama sekali, kamu nggak bisa:
Ini bukan "AI gantiin programmer" — ini "programmer 10x lebih produktif dengan AI".
Di Digital Uptime sendiri, hampir semua project sekarang dikerjakan dengan workflow AI-assisted. Estimasi kasar: produktivitas naik 3-5x untuk task-task yang well-defined.
Landing page yang dulu butuh 3 hari, sekarang bisa jadi dalam 6-8 jam. API CRUD yang dulu 2 hari, sekarang setengah hari.
Mau transisi ke workflow modern? Diskusi dengan kami — kami bisa bantu tim Anda adopsi AI coding tools.
Tips teknologi & bisnis mingguan
Bergabung dengan 2,500+ subscriber yang mendapatkan insight teknologi, tutorial development, dan tips bisnis digital langsung ke inbox mereka setiap minggu.
Dapatkan tips & insight teknologi terbaru langsung ke inbox Anda.
© 2026 PT Digital Uptime Teknologi Informasi. Hak cipta dilindungi.